Skip to main content
isra mi'raj

UNIS Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Dorong Refleksi Spiritual dan Transformasi Akademik

Tangerang – Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi bagian dari agenda rutin Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) di lingkungan kampus, sekaligus momentum penguatan nilai keimanan dan ketakwaan bagi sivitas akademika.

 

Acara menghadirkan penceramah Dr. Ruslan Husen Marasabessy, S.H.I., M.E., alumni Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Saat ini, Dr. Ruslan aktif sebagai dosen di Institut As-Syukriyyah serta dosen pascasarjana Universitas Trisakti. Kehadirannya memberikan nuansa intelektual dan spiritual yang kuat dalam peringatan tersebut. Mengangkat tema “Menguatkan Iman dan Meningkatkan Taqwa: Mengikuti Jejak Nabi Muhammad SAW”, kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa UNIS dengan penuh antusias.

 

Laporan panitia disampaikan oleh Dr. M. Rosul Asmawi, Drs., M.Si., selaku Ketua Badan Pembinaan Keislaman dan Layanan Halal (BPKLH). Ia menegaskan bahwa PHBI, termasuk Isra Mi’raj, merupakan kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun di UNIS. Menurutnya, Isra Mi’raj tidak boleh dimaknai sekadar sebagai peringatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum refleksi yang melahirkan perubahan nyata dalam kehidupan, baik secara pribadi maupun institusional.

 

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Prof. Dr. H. Mustofa Kamil, Dip., RSL., M.Pd., mengajak sivitas akademika menelaah peristiwa Isra Mi’raj dari perspektif keilmuan dan spiritualitas. Ia menjelaskan bahwa dalil tentang Isra disebutkan secara eksplisit dalam Surah Al-Isra ayat 1, sementara peristiwa Mi’raj dijelaskan dalam Surah An-Najm. Menurut Rektor, pemisahan ayat tersebut mengandung hikmah dan rahasia yang layak dikaji lebih mendalam, khususnya dalam tradisi akademik. Ia juga menekankan bahwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, baik secara horizontal maupun vertikal, merupakan peristiwa luar biasa yang melampaui batas nalar manusia. Secara spiritual, manusia tidak sanggup membayangkan perjalanan tersebut, namun justru di situlah letak pelajaran tentang keimanan, keyakinan, dan ketaatan.

 

Sambutan Yayasan disampaikan oleh Agus Suherman, S.Pd., M.Si. Ia menekankan bahwa kegiatan Isra Mi’raj sebagai agenda tahunan harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan sivitas akademika dan tidak berhenti pada aspek seremonial. Menurutnya, semangat Isra Mi’raj relevan dengan upaya mewujudkan UNIS sebagai universitas unggul, yakni dengan meneladani jejak Rasulullah SAW, menumbuhkan orientasi kebermanfaatan bagi sesama, menjunjung tinggi transparansi, memperkuat kurikulum sebagai fondasi pendidikan, membangun komunikasi yang lembut dan beretika, serta meneguhkan kedisiplinan terhadap nilai-nilai moral dan spiritual.

 

Suasana acara berlangsung penuh kekhusyukan, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan panitia, sambutan pimpinan universitas dan yayasan, hingga tausiah utama. Melalui peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini, UNIS menegaskan komitmennya dalam membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat karakter religius sivitas akademika serta mendorong kontribusi nyata kampus bagi masyarakat luas. Peringatan Isra Mi’raj di UNIS bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga ruang refleksi, penguatan nilai, dan transformasi menuju kampus yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing.

 

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.